Views: 2
Minggu Kasih di Gereja Santo Yohanes, Kapolres Marully Ajak Umat Katolik Jaga Kerukunan
BINTUNI, inspirasipapua.id — Keamanan tidak cukup hanya mengandalkan kehadiran aparat kepolisian. Kepedulian warga, kerukunan antarumat beragama, dan komunikasi yang terjalin di tengah masyarakat juga menentukan terciptanya lingkungan yang aman dan damai.
Pesan itu disampaikan Kapolres Teluk Bintuni AKBP Marully Rachmat Azwar saat melaksanakan program Minggu Kasih bersama umat Katolik di Gereja Paroki Santo Yohanes Bintuni, Minggu (1/11/2026).
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 09.00 WIT tersebut menjadi ruang perjumpaan antara kepolisian, tokoh agama, dan jemaat. Dalam suasana kekeluargaan, Marully mengajak umat untuk tidak menyerahkan seluruh urusan keamanan kepada polisi, tetapi ikut menjaga ketertiban mulai dari lingkungan masing-masing.
Menurut dia, keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tumbuh dari kebiasaan sederhana. Saling menghormati, menjaga toleransi, membangun komunikasi, serta peduli terhadap kondisi lingkungan merupakan langkah penting untuk mencegah potensi gangguan keamanan sejak dini.
Pendekatan semacam ini juga menjadi bagian dari upaya Polri membangun hubungan yang lebih dekat dengan masyarakat. Sebab, persoalan keamanan tidak selalu bermula dari tindak kriminal, tetapi terkadang berawal dari kesalahpahaman, kurangnya komunikasi, hingga persoalan sosial yang tidak segera diselesaikan.
Dalam pertemuan itu, jajaran Polres Teluk Bintuni juga memperkenalkan layanan Call Center Polri 110. Layanan ini dapat digunakan masyarakat untuk menyampaikan laporan, pengaduan, maupun meminta bantuan kepolisian ketika menghadapi gangguan keamanan dan ketertiban.
Sosialisasi tersebut diharapkan membuat masyarakat semakin mengetahui saluran pengaduan yang tersedia. Dengan demikian, warga tidak perlu ragu menghubungi kepolisian ketika membutuhkan pertolongan.
Pastor Alexander Bano Apresiasi Kehadiran Polisi
Program Minggu Kasih mendapat sambutan positif dari Pastor Alexander Bano, SVD. Ia menyampaikan terima kasih kepada Kapolres beserta jajaran yang telah hadir dan membangun komunikasi langsung dengan umat di gereja.
Menurut Pastor Alexander, penyampaian pesan kamtibmas melalui pertemuan langsung seperti ini penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga keamanan dan kedamaian bersama.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Kapolres Teluk Bintuni beserta jajaran yang telah hadir di gereja kami dan menyampaikan imbauan serta pesan-pesan kamtibmas kepada warga jemaat. Kegiatan seperti ini sangat baik dan perlu terus dilaksanakan karena dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan kedamaian,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan Minggu Kasih dapat dilaksanakan secara berkelanjutan. Dengan begitu, hubungan antara kepolisian, tokoh agama, dan masyarakat tidak hanya terbangun melalui kegiatan seremonial, tetapi juga melalui komunikasi dan kerja sama dalam kehidupan sehari-hari.
Program Minggu Kasih menjadi salah satu pendekatan humanis Polri untuk mendengar aspirasi masyarakat sekaligus menyampaikan edukasi tentang pentingnya menjaga keamanan lingkungan.
Di Teluk Bintuni, pesan tersebut memiliki arti penting bagi kehidupan masyarakat yang beragam latar belakang suku, agama, dan budaya. Kerukunan bukan sekadar slogan, melainkan perlu diwujudkan melalui sikap saling menghargai dan kesediaan menjaga persaudaraan.
Pada akhirnya, keamanan bukan hanya tentang seberapa banyak aparat berjaga, tetapi juga tentang seberapa besar kepedulian masyarakat terhadap sesama. Karena itu, Polres Teluk Bintuni mengajak warga menjaga persatuan, menghindari konflik, serta tidak mudah terpengaruh informasi yang belum jelas kebenarannya.
Sebab, Teluk Bintuni yang aman dan damai hanya dapat dibangun melalui tanggung jawab bersam kn. Koa.
(MA/inspirasipapua.id)














